sebuah tulisan

gak terlalu penting untuk di baca namun penting baiku untuk menuliskannya.


aq yang dilahirkan sebagai bayi laki-laki tak dapat memilih
kapan, dimana aku dilahirkan..

ini hanya berisi tentang keluhan.....

################################################
ibuq ternyata menginginkan seorang bayi perempuan, terutama anak pertama.
mungkin itulah alasannya beliau tidak suka kehadiranq, keberadaanq,
aku masih ingat karena kenakalan waktu usiaq 4 tahun (aku ingat karena sekitar itu adikq juga lahir sbagai bayi laki-laki)
wkatu itu aku sering dijewer, dibentak, dipukul,

bahkan ada istilah tiada hari tanpa kekerasan.
dan setiap q di marahi ibu, q selalu lari ke nenekq
mungkin itulah rasanya q lebih dekat dengan nenekq.

saat q kelas dua SD......
entah setan mana yang telah merasukiq
sampai suatu hari q nat untu bunuh diri
q dah menyiapkan pisau yag akan q hunuskan ke perutq..
namun q masih takut mati... q gagalkan rencana bunuh diriq.

kemarahan ibuq...
suara yang begitu keras diperdengarkan ke seorang anak kecil..
dan q ingat beliau ernah berkata
lebih baik qm mati ae..
luweh apik q gak duwe anak..
umpama iso, awakmu tak ELeq maneh neng jero wetengq..

dengan berangsurnya waktu adkq menjadi semakin besar,
tambah lagi "perang"
kalo tidak tukaran karo adikq
mesti enek ae alasan ibu gae nyeneni aq.

beliau juga melarangq dolan
dadi maw gak maw q gak punya teman.
dilingkungan q jadi g ada teman.
tapi q tetep ae dolan...
memang pas dolan
q sering diejek oleh anak yang lebih dewasa..
itu terjadi dari kelas satu sampai kelas enam SD.

ketika SMP q gak da teman dari desaq.
anak seusiaq waktu itu sekolah ke Badas, q sekolah di pare
tentu kemarahan ibuq masih tetap saja ada.
ketika sd setiap hari tak ada aq tanpa kemarahan,
entah ada aja alasannya...

alasan yang sering q dapat ketika smp adalah masalah keluarga "uang"
ataupun ibu bertengkar dg bapak, anaknya selalu jadi korban, terutama aq.
sampai kelas 3 smp q jad ragu apakah akan meneruskan ke sma..
q tetep daftar ke sma..
tapi ibuq selalu bilang masalah uang....tiap hari.

ketika sma ada lagi alasan ibuq untuk marah .......
yaitu tingkah lakuq berbeda dengan anak lainnya di desaq.
tetep saja ujungnya uanglah yang jadi kemarahan ibuq.



dari kecil, sd,smp,
ideq ataupun pendapatq gak ada yang diterima mengenai suatu hal.
sampai akhirnya gak ada komunikasi antara ortu denganq.

maaf ibu iilah yang q rasakan........

1 comments:

wongsaid...

hanya sebuah tulisan

Post a Comment

Translate

Total Pageviews